Banyak polip serviks tidak memberikan gejala tetapi ada
gejala utama adalah dasar diagnosa pendarahan intermitten dan gejala-gejala
umum ke-3 bentuk abnormal tersebut:
a) Leukorea yang sulit disembuhkan.
b) Terasa discomfort dalam vagina
c) Kontak berdarah dan Terdapat infeksi
Pada pemeriksaan inspekulum dijumpai:
a) Jaringan bertambah
b) Mudah berdarah
c) Terdapat pada vagina bagian atas
Biasanya, tidak akan ada gejala untuk polip serviks tetapi
pada waktu penyakit ini akan ditandai oleh:
1.
Abnormal
pendarahan vagina yang terjadi antara periode :
-
menstruasi,
-
setelah
menopause
-
setelah
hubungan seksual
-
setelah
douching.
2. Polip serviks bisa meradang tetapi jarang menjadi
terinfeksi periode normal berat atau menoragia keluarnya lendir putih atau
kuning, sering disebut keputihan.
Gejala utamanya adalah terjadinya pendarahan diluar haid yang warnanya lebih terang dari darah haid. Terutama timbul setelah melakukan senggama (Pendarahan Paska Senggama = Post Coital Bleeding = PCB). Perlu dipertimbangkan juga adanya kanker leher rahim jika ditemukan PCB. Walaupun kadang – kadang polip cervix dapat berulang, namun 99% polip cervix bersifat jinak.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar