Penyakit Radang Panggul atau Pelvic
Inflamatory Diseases (PID) adalah suatu kumpulan peradangan pada
saluran genital bagian atas oleh berbagai organisme, yang dapat menyerang
endometrium, tuba fallopi, ovarium maupun miometrium secara perkontinuitatum
maupun secara hematogen ataupun sebagai akibat hubungan seksual.
Terdapat peningkatan jumlah penyakit
ini dalam 2-3 dekade terakhir berkaitan dengan beberapa faktor, termasuk
diantaranya adalah peningkatan jumlah PMS dan penggunaan kontrasepsi seperti
spiral. 15% kasus penyakit ini terjadi setelah tindakan operasi seperti biopsi
endometrium, kuret, histeroskopi, dan pemasangan IUD (spiral). 85% kasus
terjadi secara spontan pada wanita usia reproduktif yang seksual aktif.
Radang Panggul atau PID bisa dideteksi lewat pemeriksaan internal dan
laparoscopy. Biasanya akan dilakukan pengobatan dengan antibiotic. Dalam
beberapa kasus berat, harus dirawat di rumah sakit sehingga antibiotik bisa
diberikan langsung ke dalam pembuluh darah.
Dalam
beberapa kasus, PID tidak menunjukkan gejala apapa pun selain bahwa wanita yang
terserang penyakit ini menjadi tidak bisa hamil. Penyakit ini tidak terdeteksi
sampai dilakukan tes kesuburan. Kondisi tersebut juga kadang kala salah didiagnosa
sebagai endometriosis atau
radang usus buntu karena gejalanya hampir sama. Seperti sakit perut, rasa
lelah, suhu tubuh tinggi, dan menstruasi disertai rasa sakit yang luar biasa
yang muncul di perut bagian bawah. Dalam beberapa kasus, rasa sakit bisa
menjadi begitu hebat sehingga tidak mampu bergerak. Jaringan luka PID bisa
memperbesar risiko infeksi kembali dan akan menimbulkan rasa sakit saat
berhubungan intim.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar