Tidak
akan ada gejala untuk polip serviks tetapi pada waktu penyakit ini akan
ditandai oleh:
Abnormal pendarahan vagina yang terjadi antara
periode menstruasi, setelah menopause, setelah hubungan seksual, dan setelah
douching.
Polip
serviks bisa meradang tetapi jarang menjadi terinfeksi periode normal berat
atau menoragia keluarnya lendir putih atau kuning, sering disebut keputihan.
Hanya ada
beberapa gejala yang dikenal infeksi ini dan kadang-kadang bahkan kentara.
Seorang wanita perlu memiliki pemeriksaan tahunan sampai mengevaluasi kesehatan
reproduksi wanita.
Peradangan kronis dapat menyebabkan akumulasi rangsangan
jangka panjang endoserviks hiperplasia, juga umum, Untuk sebagian kecil pasien
dengan polip terjadi pada leher rahim dan vagina situs sel skuamosa.
Umumnya tidak memiliki jenis polip gagang bunga kecil,
adalah lidah yang menonjol, tekstur dari, Lebih solid, mudah berdarah,
permukaan lapisan epitel skuamosa, warna dan permukaan serviks. Warna, merah
muda. Sehingga membentuk polip servik.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Warning: if you feel we have not been clear article or you have any other questions, then you can click on the online consultation, where our experts will answer your questions, or call 021-6911921/2 . Hospital Jakarta Metropole hope you always healthy.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar