Jumat, 07 Februari 2014

Gejala dan Pengobatan Pada Cystitis



 GEJALA CYSTITIS:
-      Tekanan di panggul yang lebih rendah
-      Nyeri buang air kecil (disuria)
-      Sering buang air kecil (poliuria) atau kebutuhan mendesak untuk buang air kecil (urgensi kemih)
-      Perlu untuk buang air kecil di malam hari (nokturia, mirip dengan kanker prostat atau BPH)
-      Abnormal urin warna (mendung), mirip dengan infeksi saluran kemih
-      Darah dalam urin (hematuria) (mirip dengan kanker kandung kemih)
-      Kotor atau bau urin kuat


 PENGOBATAN CYSTITIS:
Karena risiko infeksi menyebar ke ginjal dan karena tingkat komplikasi tinggi pada populasi tua dan pada penderita diabetes, pengobatan yang cepat hampir selalu disarankan. Hal ini disarankan untuk menghindari penetrasi vagina sampai infeksi telah dibersihkan.
Obat Antibiotik digunakan untuk mengendalikan infeksi bakteri. Sangat penting bahwa antibiotik, sekali dimulai, akan selesai. Cystitis juga bisa diobati dengan obat over-the-counter, mana diri pengobatan yang tepat.
Umumnya antibiotik digunakan termasuk:
-      Nitrofurantoin
-      Trimetoprim-sulfametoksazol
-      Amoksisilin
-      Sefalosporin
-      Ciprofloxacin atau levofloksasin
-      Doksisiklin

Pemilihan antibiotik sebaiknya dipandu oleh hasil kultur urin.
Kronis atau Infeksi Salurang kencing berulang harus ditangani secara menyeluruh karena kemungkinan infeksi ginjal (pielonefritis). Antibiotik mengendalikan infeksi bakteri. Mereka mungkin diperlukan untuk jangka waktu yang lama. Profilaksis dosis rendah antibiotik kadang-kadang dianjurkan setelah gejala akut telah mereda. Pyridium dapat digunakan untuk mengurangi pembakaran dan urgensi yang terkait dengan cystitis.

Ada beberapa bukti bahwa membuat urin lebih asam basa baik (misalnya dengan asam askorbat) atau lebih dapat menenangkan rasa sakit cystitis. jus Cranberry juga mengandung tanin kental, Mannose - D dan proanthocyanidins yang telah ditemukan menghambat aktivitas E. coli dengan mencegah bakteri menempel ke permukaan lapisan mukosa kandung kemih dan usus, membantu bakteri jelas dari saluran kemih.
Tindak lanjut mungkin termasuk budaya urin untuk memastikan bahwa bakteri tidak lagi hadir dalam kandung kemih.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar