Cystitis merupakan peradangan pada kandung kemih. Menjaga
daerah genital bersih dan mengingat untuk menghapus dari depan ke belakang
dapat mengurangi peluang memperkenalkan bakteri dari daerah dubur ke uretra. Meningkatkan
asupan cairan mungkin mengizinkan sering buang air kecil untuk menyiram bakteri
dari kandung kemih.
Buang
air kecil segera setelah melakukan hubungan seksual dapat membantu
menghilangkan bakteri yang mungkin telah diperkenalkan selama hubungan seksual.
Menahan diri dari buang air kecil untuk waktu yang lama memungkinkan bakteri
waktu untuk berkembang biak, begitu sering buang air kecil dapat mengurangi
risiko cystitis pada mereka yang rentan terhadap infeksi saluran kemih.
Minum
jus cranberry mencegah jenis tertentu dari bakteri yang melekat pada dinding
kandung kemih dan dapat mengurangi kemungkinan infeksi.
Tablet
ekstrak cranberry juga telah ditemukan efektif dalam mencegah cystitis dan
merupakan alternatif yang mungkin bagi mereka yang tidak suka rasa jus
cranberry.
Cauterisation
pada lapisan kandung kemih melalui cystoscopy memberikan bantuan jangka panjang
(kadang-kadang beberapa tahun) dari kondisi ini.
Cystitis adalah keadaan klinis akibat
berkembang biaknya mikroorganisme yang menyebabkan inflamasi pada kandung
kemih.
Cystitis dibedakan menjadi dua, yaitu :
-
Tipe infeksi
Disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan
parasit
-
Tipe non infeksi
Disebabkan oleh bahan kimia, radiasi, dan
interstisial (tidak diketahui penyebabnya / ideopatik)
Infeksi pada cystitis disebabkan oleh :
-
Bakteri
Kebanyakan berasal dari bakteriEscherichia
coly yang secara normal terletak pada gastrointestinal. Pada beberapa
kasus infeksi yang berasal dari uretra dapat menuju ginjal. Bakteri lain yang
bisa menyebabkan infeksi adalah Enterococcus, Klebsiella, Proteus,
Pseudomonas, danStaphylococcus
-
Jamur
Infeksi jamur, penyebabnya misalnyaCandida
-
Virus dan parasit
Infeksi yang disebabkan olehvirus dan
parasit jarang terjadi. Contohnya :Trichomonas, parasit ini
terdapat dalam vagina, juga dapat berada dalam urine
Etiologi cystitis yang non infeksi biasanya
terjadi karena :
-
Paparan bahan kimia, contohnya obat – obatan
(misalnya, Cyclophosphamide (Cytotaxan, Procycox)
-
Radio terapi
-
Reaksi imunologi, biasanya pada pasien SLE
(Systemic Lupus Erytematous)
Penyabab lain dari cystitis belum dapat
diketahui. Tapi ada penelitian yang menyatakan bahwa cystitis bisa disebabkan
tidak berfungsinya epitel kandung kemih untuk menyimpan urine yang menyebabkan
adanya kebocoran pada lapisan dalam kandung kemih.
Cystitis kebanyakan terjadi pad wanita usia
lanjut dengan angka kejadian 0,2 % tiapa bualan. Setiap wanita mempunyai resiko
sebesar 50 % untuk terserang cystitis. Pada laki – laki usia lanjut, resiko
terjadinya cystitis:
-
Bayi premature
-
Wanita usia subur
-
Wanita yang menggunakan kontrasepsi yang berupa IUD atau
spermasida
-
Diabetes
-
HIV
-
Penurunan obstruksi saluran kencing
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar