Ada
beebrapa faktor dan alasan yang membuat calon ibu yang hamil muda mengalami
keseringan keguguran. Berikut adalah daktor penyebab keseringan keguguran:
1. Janin yang tidak
berkembang. Ini paling sering terjadi, keguguran terjadi karena janin tidak
dapat hidup. Dalam beberapa kasus, janin mungkin mengalami genetik yang tidak
stabil atau cacat. Jadi dalam hal ini, keguguran terjadi secara alami guna
menyelematkan kesehatan keduanya. Ibu bahkan tidak menyadari bahwa ia telah
hamil dan mengalami keguguran bayi.
2. Pil Kontrasepsi. Perempuan
yang mengonsumsi pil kontrasepsi dalam waktu sangat lama dapat mempengaruhi
siklus hormonal alaminya. Dan ketika pertama kali hamil, rahim tidak mampu
menahan kehamilan. Hal ini biasanya tidak akan terjadi lagi pada kehamilan
kedua.
3. Tidak menyadari kehamilan.
Banyak perempuan yang tidak menyadari bahwa dirinya hamil. Itu sebabnya, ia
tidak berhati-hati dalam melakukan segala aktivitas dan makanan yang
dikonsumsinya. Hal ini juga bisa menjadi penyebab keguguran.
4. Kehamilan yang tidak
direncanakan. Sebagian besar kehamilan pertama tidak direncanakan. Karenanya
berbagai tindakan pencegahan yang perlu dilakukan sebelum hamil tidak
dilakukan. Misalnya, jika calon ibu memiliki tiroid tinggi atau tekanan darah
tinggi, hal ini bisa membuat kehamilan sangat kritis. Dokter biasanya
mengontrol jaringan vital sebelum perempuan mencoba untuk hamil. Karena tidak
berencana hamil, berbagai faktor ini dikesampingkan sehingga terjadi lah keguguran
pada kehamilan pertama.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar