Senin, 17 Februari 2014

Faktor yang dapat mempengaruhi keseringan keguguran



Ciri umum terjadinya keseringan keguguran adalah rasa mulas dan perdarahan yang terjadi secara bersamaan. Jika terjadi perdarahan yang tidak disertai rasa mulas, belum tentu itu adalah keguguran.

Namun ada juga sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi adanya keseringan keguguran, di antaranya:
-     Usia ibu hamil. 
Sebaiknya seorang wanita mengandung sebelum usia 30 tahun, atau maksimal sebelum usia 35 tahun, karena setelah melewati usia tersebut kandungan akan semakin rawan mengalami keguguran, terutama setelah usia 40 tahun.

-     Gaya hidup. 
Biasakanlah menerapkan gaya hidup sehat. Hindari rokok, konsumsi alkohol maupun penggunaan obat-obatan terlarang.

-     Pekerjaan berisiko. 
Pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia biasanya berbahaya bagi ibu hamil, sehingga bisa meningkatkan potensi keguguran. Namun pekerjaan berisiko tersebut pada umumnya jarang dijumpai di Indonesia, yang secara khusus dilakukan oleh wanita. Bukan berarti wanita dilarang bekerja saat hamil, justru dr. Handi Suryana, SpOG menyarankan ibu hamil untuk bekerja karena terbukti baik untuk kesehatannya.


Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar